Worst Generation One Piece mengalami nasib tragis dengan kehilangan kapal andalan mereka. Beberapa bajak laut dari generasi terburuk ini harus menyaksikan kapal kesayangan mereka hancur dalam pertempuran. Selain itu, kehilangan kapal menjadi pukulan telak bagi para kapten yang sedang mengejar mimpi menjadi Raja Bajak Laut.
Kapal bajak laut bukan sekadar alat transportasi di lautan. Bagi para bajak laut, kapal merupakan rumah kedua yang menemani perjalanan panjang mereka. Oleh karena itu, kehilangan kapal sama artinya dengan kehilangan sebagian dari identitas kelompok bajak laut tersebut.
Apa Itu Worst Generation?
Worst Generation atau Generasi Terburuk merujuk pada 12 bajak laut rookie yang tiba di Kepulauan Sabaody. Mereka menyandang julukan tersebut karena sudah melambungkan nama meski masih tergolong baru di dunia bajak laut.
Para anggota Worst Generation memiliki bounty di atas 100 juta Belly sebelum memasuki New World. Mereka terkenal karena tindakan berani kepada Pemerintah Dunia dan kerap membuat kekacauan di berbagai tempat.
Anggota Worst Generation terdiri dari Monkey D. Luffy, Roronoa Zoro, Trafalgar Law, Eustass Kid, Killer, Jewelry Bonney, Capone Bege, Basil Hawkins, X Drake, Scratchman Apoo, Urouge, dan Marshall D. Teach alias Kurohige.
1. Victoria Punk – Kapal Eustass Kid
Victoria Punk merupakan kapal andalan Bajak Laut Kid yang dipimpin oleh Eustass Kid. Kapal ini memiliki desain yang mencolok dan menjadi saksi berbagai pertempuran besar yang dijalani kelompok Kid.
Namun, Victoria Punk mengalami kehancuran total di bab 1079 manga One Piece. Peristiwa tragis tersebut terjadi ketika Bajak Laut Kid nekat menantang Bajak Laut Rambut Merah di wilayah Elbaf.
Shanks melihat masa depan melalui Observation Haki miliknya yang canggih. Ia menyaksikan seberapa besar kerusakan yang akan ditimbulkan Kid jika dibiarkan menyerang terlebih dahulu.
Serangan Divine Departure Shanks
Shanks langsung mengambil tindakan dengan melompat sendirian ke kapal Kid. Ia melancarkan serangan Divine Departure atau Kamusari yang sangat dahsyat.
Teknik Kamusari merupakan jurus yang sama dengan yang pernah digunakan Gol D. Roger saat menghadapi Kozuki Oden di masa lalu. Serangan tersebut langsung membuat Kid dan Killer terkapar seketika.
Killer yang mencoba menolong kaptennya ikut terkena dampak serangan. Ia langsung muntah darah dan tidak bisa bergerak sama sekali.
Hakoku dari Dorry dan Brogy
Setelah Shanks mundur dari kapal Victoria Punk, giliran dua raksasa legendaris yang beraksi. Dorry dan Brogy melancarkan serangan kombinasi yang disebut Hakoku atau Prajurit Bangsa.
Serangan gabungan kedua kapten terkuat Elbaf tersebut menghancurkan Victoria Punk sepenuhnya. Kapal andalan Bajak Laut Kid terbelah menjadi dua dan tenggelam ke dasar laut.
Kid, Killer, dan seluruh kru jatuh ke laut setelah kapal mereka hancur. Bajak Laut Kid pun menyerahkan salinan Road Poneglyph mereka kepada Shanks sebagai tanda menyerah.
Nasib Tragis Bajak Laut Kid
Narator dalam manga menyebutkan bahwa pada hari itu Eustass Captain Kid dikalahkan oleh Yonkou Akagami Shanks. Impian Kid untuk menjadi Raja Bajak Laut kandas di Elbaf.
Kehancuran Victoria Punk menandai berakhirnya perjalanan Bajak Laut Kid dalam perebutan One Piece. Masa depan mereka kini menjadi tanda tanya besar.
Sebelumnya, Kid sempat dipandang sebagai salah satu pemenang besar dari Pertempuran Onigashima. Ia bersama Law berkontribusi menjatuhkan Big Mom sehingga bounty-nya melonjak hingga 3 miliar Belly.
2. Polar Tang – Kapal Trafalgar Law
Polar Tang merupakan kapal selam andalan Bajak Laut Hati yang dipimpin Trafalgar Law. Kapal ini memiliki sejarah penting dalam cerita One Piece karena pernah menyelamatkan Luffy.
Law menggunakan Polar Tang untuk membawa kabur Luffy dari Marineford setelah Perang Puncak. Kapal selam tersebut juga berperan penting dalam menyelamatkan Luffy setelah ia terjatuh dari Onigashima.
Namun, di bab 1081 terungkap bahwa Polar Tang mengalami kehancuran total. Kapal selam legendaris tersebut hancur dalam konflik melawan Bajak Laut Kurohige.
Pertempuran Melawan Kurohige
Kelompok Bajak Laut Hati awalnya terlihat mampu memberikan perlawanan menghadapi Kurohige. Namun, situasi berbalik drastis dan Law bersama krunya mengalami kekalahan telak.
Polar Tang terbelah dua dan karam di dasar laut. Seluruh kru Heart Pirates tumbang dalam pertempuran tersebut.
Kurohige bahkan berhasil merampas salinan Poneglyph yang dimiliki Law. Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Law yang sebelumnya menjadi salah satu tokoh besar dalam One Piece.
Bepo Menyelamatkan Law
Dalam kekacauan tersebut, Bepo menjadi penyelamat kaptennya. Ia membawa Law berenang menjauh dari lokasi pertempuran untuk menyelamatkan nyawa sang kapten.
Bepo juga memastikan buah iblis Ope Ope no Mi tidak jatuh ke tangan musuh. Pengorbanan Bepo menunjukkan kesetiaan luar biasa kepada kaptennya.
Masa depan Bajak Laut Hati kini tidak jelas setelah kehilangan kapal andalan mereka. Law yang sebelumnya dipandang penting untuk pertempuran terakhir kini harus memulai dari awal.
Baca Berita Tentang One Piece Lainnya
3. Nostra Castello – Kapal Capone Bege
Nostra Castello merupakan kapal unik milik Bajak Laut Fire Tank yang dipimpin Capone Bege. Kapal ini memiliki keistimewaan karena bukan hanya bisa berlayar di laut tetapi juga bergerak di darat.
Desain amfibi tersebut membuat Nostra Castello menjadi salah satu kapal paling keren di One Piece. Kemampuan dual-terrain memberikan keuntungan strategis bagi kelompok Bege.
Sayangnya, Nostra Castello mengalami kehancuran di bab 899 manga One Piece. Kapal tersebut terbakar habis karena serangan Prometheus, homie api milik Big Mom.
Insiden di Whole Cake Island
Kehancuran Nostra Castello terjadi saat Bajak Laut Fire Tank mencoba melarikan diri dari Whole Cake Island. Bege dan krunya terlibat dalam rencana pembunuhan Big Mom yang gagal.
Prometheus menyerang kapal Bege dengan api yang sangat dahsyat. Nostra Castello terbakar dan tidak bisa diselamatkan lagi.
Namun, perjalanan kelompok Bege tidak berakhir di situ. Mulai dari bab 901, mereka berlayar menggunakan salah satu kapal Tarte yang berhasil mereka rebut.
Kelompok Bege Tetap Bertahan
Meskipun kehilangan Nostra Castello, kelompok Bajak Laut Fire Tank masih tetap utuh. Bege berhasil mempertahankan krunya dari kejaran Big Mom.
Bahkan salah satu orang kepercayaan Bege, yaitu Gotti, berhasil menikah dengan Charlotte Lola. Pernikahan tersebut membuka kemungkinan kelompok Lola bergabung dengan Bege di masa depan.
Dengan demikian, meski kehilangan kapal andalannya, Capone Bege masih memiliki peluang untuk kembali dalam persaingan di New World.
4. Jewelry Margherita – Kapal Jewelry Bonney
Jewelry Margherita merupakan kapal milik Bajak Laut Bonney yang dipimpin Jewelry Bonney. Kapal ini memiliki latar belakang unik karena awalnya merupakan kapal nelayan biasa.
Dalam kilas balik Bonney yang terungkap di manga, para nelayan preman yang kemudian menjadi kru Bonney memodifikasi kapal tersebut. Mereka mengubahnya menyerupai pizza untuk menyesuaikan selera sang kapten yang sangat suka makan.
Desain kapal berbentuk pizza menjadi ciri khas yang mudah dikenali. Jewelry Margherita mencerminkan kepribadian Bonney yang selalu lapar dan gemar makan dalam porsi besar.
Nasib Tidak Diketahui Setelah Kalah dari Kurohige
Nasib Jewelry Margherita tidak diketahui setelah kelompok Bonney kalah dari Bajak Laut Kurohige. Pertempuran tersebut terjadi sebelum timeskip dalam cerita One Piece.
Bonney dan krunya mengalami kekalahan telak menghadapi Kurohige. Setelah kejadian tersebut, kapal Jewelry Margherita tidak pernah terlihat lagi dalam cerita.
Kemungkinan besar kapal tersebut mengalami kerusakan parah atau bahkan hancur total. Namun, manga belum mengkonfirmasi secara pasti nasib kapal berbentuk pizza tersebut.
Bonney Melanjutkan Perjalanan Sendirian
Setelah kekalahan dari Kurohige, Bonney sempat ditangkap dan kemudian berhasil melarikan diri. Ia melanjutkan perjalanan tanpa kapal aslinya.
Di alur Egghead, Bonney muncul kembali dan bertemu dengan Bajak Laut Topi Jerami. Ia memiliki tujuan tertentu yang berkaitan dengan Bartholomew Kuma, ayahnya.
Meskipun kehilangan kapal, Bonney tetap menunjukkan potensi besar dengan kekuatan buah iblisnya. Ia bisa memanipulasi usia dirinya sendiri dan orang lain dengan sentuhan.
Pentingnya Kapal bagi Bajak Laut
Kehilangan kapal menjadi pukulan berat bagi setiap bajak laut. Kapal bukan hanya alat transportasi tetapi juga simbol identitas kelompok.
Tanpa kapal, bajak laut kehilangan mobilitas untuk menjelajahi lautan. Mereka juga kehilangan rumah yang selama ini menampung kru dan perbekalan.
Beberapa bajak laut berhasil bangkit setelah kehilangan kapal dengan mendapatkan kapal baru. Namun, tidak semua seberuntung itu dalam dunia One Piece yang keras.
Pelajaran dari Kekalahan
Keempat Worst Generation yang kehilangan kapal memberikan pelajaran berharga. Dunia bajak laut sangat kejam dan satu kesalahan bisa menghancurkan segalanya.
Eustass Kid yang terlalu percaya diri menantang Shanks harus membayar mahal dengan kehancuran Victoria Punk. Keputusan nekad tersebut mengakhiri mimpinya menjadi Raja Bajak Laut.
Sementara itu, Law yang selama ini tampil sebagai strategi jenius harus mengakui kekalahan telak dari Kurohige. Polar Tang yang menjadi saksi banyak momen penting akhirnya tenggelam.
Perbandingan dengan Luffy
Monkey D. Luffy sebagai sesama Worst Generation pernah kehilangan kapal pertamanya, Going Merry. Namun, ia berhasil mendapatkan kapal baru yang lebih kuat, Thousand Sunny.
Perbedaannya, kehilangan Going Merry bukan karena kekalahan dalam pertempuran. Kapal tersebut sudah tidak bisa diperbaiki karena kerusakan yang menumpuk selama perjalanan.
Luffy memberikan pemakaman layak gaya Viking untuk Going Merry. Momen tersebut menjadi salah satu adegan paling emosional dalam One Piece.
Masa Depan Para Worst Generation
Nasib keempat Worst Generation yang kehilangan kapal berbeda-beda. Capone Bege berhasil bangkit dengan menggunakan kapal alternatif dan kelompoknya tetap utuh.
Sementara itu, nasib Kid dan Law masih menjadi misteri dalam cerita. Keduanya mengalami kekalahan telak yang mungkin mengakhiri perjalanan mereka sebagai bajak laut.
Bonney melanjutkan petualangan dengan cara berbeda. Ia bergabung sementara dengan Bajak Laut Topi Jerami untuk mencapai tujuan pribadinya di Egghead.
Kesimpulan
Empat Worst Generation One Piece kehilangan kapal andalan mereka dalam berbagai pertempuran. Victoria Punk milik Kid hancur oleh Shanks, Polar Tang milik Law tenggelam melawan Kurohige, Nostra Castello milik Bege terbakar oleh Prometheus, dan nasib Jewelry Margherita milik Bonney tidak diketahui.
Kehilangan kapal menjadi simbol kejatuhan para bajak laut yang sebelumnya diperhitungkan. Dunia One Piece membuktikan bahwa tidak ada yang aman, bahkan bagi para Worst Generation yang pernah mengejutkan dunia.
Dengan kapal yang hancur, masa depan para bajak laut ini menjadi tidak pasti. Hanya waktu yang akan menjawab apakah mereka bisa bangkit kembali atau selamanya tersingkir dari perebutan One Piece.





