Petunjuk Shanks punya rencana besar di One Piece terus bermunculan seiring berkembangnya cerita. Sejak awal kemunculannya, karakter berambut merah ini selalu menyimpan misteri yang membuat penggemar penasaran. Bahkan setelah lebih dari dua dekade serialisasi manga, Eiichiro Oda masih menyembunyikan motivasi sebenarnya dari Yonko legendaris ini.
Secara mengejutkan, Shanks bukan sekadar mentor baik hati bagi Luffy seperti yang terlihat di permukaan. Berbagai petunjuk dalam cerita menunjukkan bahwa dia memiliki agenda tersembunyi yang sangat kompleks. Oleh karena itu, mari kita telusuri tujuh bukti kuat yang mengindikasikan Shanks sedang merencanakan sesuatu yang besar.
1. Pertemuan Misterius dengan Gorosei
Pertama-tama, petunjuk paling mengejutkan muncul di chapter 907 ketika Shanks tiba-tiba mengunjungi Mary Geoise. Dalam adegan tersebut, dia meminta audiensi langsung dengan lima tetua Gorosei untuk membicarakan “bajak laut tertentu”.
Yang lebih mencengangkan, Gorosei menyambut Shanks dengan tangan terbuka tanpa hambatan sama sekali. Padahal, dia merupakan seorang Yonko yang seharusnya menjadi musuh Pemerintah Dunia. Dengan demikian, hubungan khusus antara Shanks dan para pemimpin dunia ini menimbulkan banyak pertanyaan.
Selain itu, Oda sengaja menyembunyikan isi pembicaraan mereka hingga sekarang. Banyak penggemar menduga Shanks membicarakan tentang Blackbeard atau bahkan Luffy sendiri. Namun, ada juga teori yang menyebutkan bahwa dia mungkin membahas tentang buah iblis Gomu Gomu yang dimakan Luffy.
Lebih jauh lagi, kemampuan Shanks untuk memasuki Mariejois begitu mudah mengindikasikan dia memiliki koneksi mendalam dengan Pemerintah Dunia. Tentunya, hal ini sangat kontras dengan statusnya sebagai bajak laut yang seharusnya diburu.
2. Asal-Usul dari God Valley
Selanjutnya, Film Red mengungkap fakta mengejutkan tentang masa lalu Shanks. Ternyata, Roger menemukan bayi Shanks berusia satu tahun di dalam peti harta karun yang dia rampas dari bajak laut Rocks di God Valley.
Yang lebih menarik, Gorosei menyebutkan bahwa Shanks merupakan bagian dari keluarga Figarland. Keluarga ini tampaknya memiliki status tinggi di kalangan Celestial Dragon. Oleh sebab itu, koneksinya dengan Gorosei menjadi lebih masuk akal.
Berdasarkan informasi terbaru, ayah Shanks adalah Garling dari keluarga Figarland yang merupakan seorang Knight of God. Bahkan, Oda juga mengungkap bahwa Shanks kemungkinan memiliki saudara kembar bernama Shamrock yang lahir bersamanya di God Valley.
Dengan latar belakang seperti ini, Shanks memiliki akses ke informasi dan koneksi yang tidak dimiliki bajak laut biasa. Akibatnya, dia bisa bergerak bebas di antara dua dunia yang seharusnya bertentangan.
3. Mencuri Buah Iblis Gomu Gomu
Kemudian, petunjuk ketiga datang dari insiden pencurian buah iblis Gomu Gomu. Shanks dan krunya menyerang kapal Angkatan Laut yang dijaga Who’s Who untuk mendapatkan buah iblis ini. Pertanyaannya, mengapa Shanks begitu tertarik dengan buah iblis yang tampak biasa?
Secara logika, Shanks bisa saja mencuri buah iblis lain yang jauh lebih kuat dan berharga. Namun, dia secara spesifik mengincar Gomu Gomu yang kemudian terungkap sebagai Hito Hito no Mi Model: Nika. Dengan kata lain, Shanks sudah mengetahui rahasia di balik buah iblis tersebut.
Lebih lanjut, ketika Luffy secara tidak sengaja memakan buah iblis itu, Shanks tampak sangat terkejut namun tidak marah. Sebaliknya, dia justru memutuskan untuk “bertaruh pada masa depan” dengan mengorbankan lengannya demi menyelamatkan Luffy.
Dari sudut pandang ini, tindakan Shanks menunjukkan bahwa dia memiliki rencana jangka panjang terkait buah iblis tersebut. Mungkin saja, dia ingin memastikan buah iblis itu jatuh ke tangan orang yang tepat untuk membawa “fajar baru” bagi dunia.
4. Tidak Pergi ke Laugh Tale Bersama Roger
Berikutnya, fakta bahwa Shanks tidak ikut perjalanan ke Laugh Tale menyimpan misteri tersendiri. Ketika kru Roger hendak menuju pulau terakhir, Shanks memilih tinggal untuk merawat Buggy yang sedang sakit.
Namun demikian, keputusan ini terasa janggal bagi banyak penggemar. Sebagai anggota kru yang sudah bersama Roger sejak kecil, Shanks seharusnya sangat ingin melihat One Piece dengan mata kepalanya sendiri. Alih-alih itu, dia justru tetap di kapal.
Yang lebih misterius, setelah Roger kembali dari Laugh Tale, Shanks terlihat berbicara sesuatu kepada kaptennya dan kemudian menangis. Adegan ini mengindikasikan bahwa Roger mungkin menyampaikan informasi penting atau misi khusus kepada Shanks.
Berdasarkan petunjuk ini, beberapa teori menyebutkan bahwa Shanks sengaja tidak pergi ke Laugh Tale karena dia sudah mengetahui sesuatu. Kemungkinan besar, dia menunggu momen yang tepat untuk kembali ke sana dengan rencana yang lebih matang.
5. Mengambil Road Poneglyph dari Kid
Selain itu, tindakan agresif Shanks terhadap Kid Pirates di Elbaf memberikan petunjuk besar tentang ambisinya. Di chapter 1079, Shanks mengalahkan Eustass Kid hanya dengan satu serangan Divine Departure dan langsung mengambil salinan Road Poneglyph miliknya.
Yang mengejutkan, Shanks sebelumnya dikenal sebagai karakter yang santai dan jarang terlibat konflik langsung. Namun kini, dia secara aktif mengumpulkan Road Poneglyph untuk mencari One Piece. Dengan demikian, sikapnya berubah drastis dari pengamat pasif menjadi pemain aktif.
Saat ini, Shanks memiliki dua salinan Road Poneglyph yaitu dari Whole Cake Island dan Wano yang dia ambil dari Kid. Terlebih lagi, jika teori tentang Road Poneglyph terakhir berada di Elbaf terbukti benar, Shanks mungkin sudah memiliki akses ke informasi tersebut.
Konsekuensinya, Shanks kini menjadi salah satu pihak yang paling dekat dengan Laugh Tale. Dia bersaing langsung dengan Luffy dan Blackbeard dalam perlombaan menemukan harta karun legendaris Roger.
6. Deklarasi untuk Mengambil One Piece
Pada chapter sebelum pertarungan dengan Kid, Shanks membuat deklarasi mengejutkan kepada Benn Beckman. Dia menyatakan keinginannya untuk “mengambil One Piece” setelah sekian lama hanya mengamati dari kejauhan.
Pernyataan ini sangat signifikan karena menunjukkan perubahan sikap Shanks yang fundamental. Selama lebih dari dua puluh tahun, dia tampak puas hanya menjadi pengamat dan menunggu generasi baru tumbuh. Namun sekarang, dia memutuskan untuk turun tangan secara langsung.
Lebih menarik lagi, dalam booklet Film Red, Oda mengungkap bahwa Shanks memiliki visinya sendiri tentang “Era Baru”. Visi ini berbeda dari Luffy maupun Uta, meskipun Oda sengaja menyensor detailnya untuk menjaga misteri.
Oleh karena itu, keputusan Shanks untuk aktif mencari One Piece bukan sekadar ambisi pribadi. Kemungkinan besar, ada tujuan lebih besar yang ingin dia capai dengan menemukan harta karun Roger.
7. Hubungan Rumit dengan Blackbeard
Terakhir, hubungan antara Shanks dan Blackbeard menyimpan petunjuk penting tentang rencananya. Luka di wajah Shanks yang diberikan oleh Teach sebelum dia menjadi Yonko menunjukkan sejarah panjang di antara keduanya.
Yang menarik, Shanks pernah secara khusus memperingatkan Whitebeard tentang bahaya Teach sebelum perang Marineford. Dia bahkan meminta Whitebeard untuk menghentikan pengejaran Ace terhadap Blackbeard. Dengan jelas, Shanks sangat memahami ancaman yang dibawa oleh mantan anggota kru Whitebeard tersebut.
Selanjutnya, banyak penggemar mencatat bahwa setiap kali Shanks muncul di sampul One Piece, Blackbeard juga selalu hadir. Oda tampaknya memberikan petunjuk bahwa nasib kedua karakter ini akan saling terkait di akhir cerita.
Berdasarkan semua petunjuk ini, beberapa teori menyebutkan bahwa misi utama Shanks adalah menghentikan Blackbeard mencapai Laugh Tale. Dia mungkin ingin memastikan bahwa Luffy yang mewarisi kehendak Roger, bukan Teach yang memiliki agenda gelap.
Teori Tentang Rencana Sebenarnya Shanks
Setelah melihat ketujuh petunjuk di atas, kita bisa mulai merangkai kemungkinan rencana Shanks. Pertama, dia tampaknya memiliki misi yang diberikan Roger terkait membawa “Era Baru” yang tepat bagi dunia.
Secara khusus, Shanks mungkin bertugas memastikan bahwa orang yang tepat menemukan One Piece. Roger terlalu cepat sampai di Laugh Tale dan Joy Boy belum siap muncul saat itu. Oleh karena itu, Shanks menunggu kemunculan sosok yang bisa melanjutkan kehendak mereka.
Di sisi lain, koneksinya dengan Gorosei menunjukkan bahwa Shanks mungkin bermain di kedua sisi. Dia bisa saja menjadi agen ganda yang mengawasi pergerakan Pemerintah Dunia sambil mempersiapkan kebangkitan Joy Boy.
Lebih jauh, pengambilan Road Poneglyph dari Kid menunjukkan bahwa Shanks tidak sepenuhnya mempercayakan masa depan kepada Luffy. Dia mungkin memiliki rencana cadangan jika Luffy gagal atau membutuhkan bantuan untuk mencapai Laugh Tale.
Misteri Kembaran Shanks
Sebagai tambahan, teori tentang kembaran Shanks semakin menguat setelah chapter 1134. Beberapa penggemar mencatat bahwa Shanks yang bertemu Gorosei tidak memiliki luka di wajahnya, berbeda dengan Shanks yang biasa kita lihat.
Jika teori ini benar, maka ada dua Shanks dengan agenda berbeda yang beroperasi secara bersamaan. Satu mungkin bekerja untuk kepentingan Pemerintah Dunia, sementara yang lain tetap setia pada kehendak Roger.
Selain itu, Oda baru-baru ini mengungkap sosok dua saudara Shanks yang akan menjadi karakter baru di One Piece. Informasi ini semakin memperkuat spekulasi tentang kompleksitas keluarga Figarland dan peran mereka dalam cerita.
Dengan demikian, misteri Shanks menjadi semakin berlapis dan sulit diprediksi. Oda tampaknya menyimpan kejutan besar terkait karakter yang selama ini kita anggap sebagai mentor baik hati bagi Luffy.
Koneksi dengan Ramalan Joy Boy
Berkaitan dengan hal tersebut, Shanks kemungkinan mengetahui tentang ramalan pertemuan Joy Boy kedua dengan Poseidon. Roger dan Oden mendengar ramalan ini saat berkunjung ke pulau langit, dan informasi tersebut mungkin sampai ke Shanks.
Ketika Shanks pertama kali mengunjungi desa Luffy, Shirahoshi yang merupakan Poseidon baru berusia sekitar empat atau lima tahun. Waktu itu, momen yang tepat untuk Joy Boy muncul belum tiba.
Oleh sebab itu, Shanks memilih menunggu dan mengamati perkembangan situasi. Dia memberikan topi jerami kepada Luffy sebagai taruhan bahwa bocah itu akan menjadi sosok yang ditunggu-tunggu.
Saat ini, setelah Luffy berhasil membangkitkan Gear 5 dan mengalahkan Kaido, Shanks tampaknya menilai bahwa waktunya sudah dekat. Akibatnya, dia mulai bergerak aktif untuk memastikan rencana berjalan sesuai harapan.
Kemungkinan Konfrontasi dengan Luffy
Meskipun Shanks terlihat mendukung Luffy, beberapa teori menyebutkan bahwa mereka akan berkonfrontasi di akhir cerita. Shanks mungkin menjadi “ujian terakhir” yang harus dilewati Luffy sebelum mencapai Laugh Tale.
Sebagai pendukung teori ini, Shanks dikenal sangat selektif dalam memilih pertarungan. Dia tidak sembarangan menggunakan kekuatannya kecuali untuk tujuan yang sangat penting. Pertarungan dengan Luffy bisa menjadi cara untuk memastikan bahwa penerus Roger benar-benar siap.
Setelah Luffy membuktikan dirinya, Shanks kemungkinan akan memberikan informasi atau petunjuk krusial untuk mencapai Laugh Tale. Dengan begitu, janji Luffy untuk mengembalikan topi jerami akhirnya terpenuhi.
Namun di sisi lain, ada juga kemungkinan Shanks dan Luffy justru bekerja sama untuk menghadapi ancaman yang lebih besar. Blackbeard dengan dua buah iblisnya dan Pemerintah Dunia dengan Im-sama menjadi musuh yang membutuhkan kolaborasi kekuatan.
Peran dalam Void Century
Lebih dalam lagi, Shanks mungkin mengetahui rahasia Void Century dari Roger atau sumber lain. Sebagai anggota keluarga Figarland yang memiliki akses ke Celestial Dragon, dia bisa saja memiliki informasi yang tidak diketahui bajak laut biasa.
Pengetahuan ini memberinya perspektif unik tentang apa yang sebenarnya terjadi 800 tahun lalu. Dengan informasi tersebut, dia bisa merencanakan langkah-langkah strategis untuk mengubah dunia sesuai visinya.
Selanjutnya, pertemuan dengan Gorosei mungkin merupakan bagian dari strategi untuk memanipulasi Pemerintah Dunia dari dalam. Shanks bisa saja memberikan informasi yang menyesatkan atau memanfaatkan kepercayaan mereka untuk tujuan tertentu.
Pada akhirnya, peran Shanks dalam mengungkap kebenaran Void Century dan membawa “Era Baru” akan menjadi salah satu klimaks cerita One Piece.
Mengapa Shanks Menyembunyikan Rencananya
Pertanyaan besar yang tersisa adalah mengapa Shanks menyembunyikan rencananya begitu rapi. Bahkan kru terdekatnya seperti Benn Beckman tampak tidak sepenuhnya memahami tujuan kapten mereka.
Kemungkinan besar, Shanks menghadapi situasi yang sangat kompleks dan berbahaya. Jika rencananya terungkap terlalu dini, baik Pemerintah Dunia maupun bajak laut lain bisa menggagalkannya.
Selain itu, Shanks mungkin ingin melindungi orang-orang terdekatnya dari bahaya. Semakin sedikit yang tahu, semakin kecil risiko informasi bocor ke pihak yang salah.
Terlebih lagi, rencana Shanks mungkin membutuhkan kondisi spesifik yang belum terpenuhi hingga saat ini. Kemunculan Gear 5 Luffy dan kekalahan Kaido mungkin menjadi trigger yang dia tunggu selama ini.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, ketujuh petunjuk di atas menunjukkan bahwa Shanks bukan karakter sederhana seperti yang terlihat di awal cerita. Dia memiliki rencana besar yang melibatkan One Piece, Pemerintah Dunia, dan masa depan seluruh dunia.
Pertemuan dengan Gorosei, asal-usul dari God Valley, pencurian buah iblis Gomu Gomu, keputusan tidak pergi ke Laugh Tale, pengambilan Road Poneglyph, deklarasi untuk mengambil One Piece, dan hubungan dengan Blackbeard semuanya membentuk puzzle yang kompleks.
Yang paling menarik, Oda masih menyimpan banyak kejutan tentang karakter ini. Shanks mungkin akan menjadi kunci dalam mengungkap rahasia terbesar One Piece dan membawa cerita menuju klimaks yang epik.
Pada akhirnya, hanya waktu yang akan membuktikan apa sebenarnya rencana Akagami no Shanks. Namun satu hal yang pasti, perjalanan menuju kebenaran akan sangat menegangkan dan penuh kejutan bagi para penggemar One Piece di seluruh dunia.
Dengan masuknya cerita One Piece ke fase final saga, semua misteri tentang Shanks akan segera terungkap. Penggemar hanya perlu bersabar menunggu Oda mengungkap kartu terakhirnya tentang karakter paling misterius ini.
